Saturday, January 4, 2014

Cuit Keempat "Isi hatiku, hatimu, hati kita"

           

        Aku termenung di dekat jendela kamar, kulihat ada seekor kucing terbaring di atas atap rumah tetangga. Kucing putih jantan itu terlihat pulas sekali dalam tidur siangnya, hmm seperti tanpa beban saja kucing itu. Aku kembali teringat, tadi sempat memikirkan sesuatu sepanjang aku pulang kampus, ya Allah..apa yang aku rasakan ini? Apakah aku boleh memilikinya? Mengapa ini harus ada? Dan mengapa bayang-bayang itu selalu muncul dalam benakku? Innalillah. Aku terus menyalahkan semua itu, tentang keadaan, kejadian, dan perasaan ini. padahal sudah kucoba untuk menepisnya, iya..susah sekali.
    Terkadang pertanyaan-pertanyaan itu tidak ingin kuhaturkan kepada Sang Khaliq. Karena aku merasa tidak bisa menghaturkan dengan kata-kata yang sesantun dan sebaik keluh kesah Rasulullah SAW kepadaNya, keluh kesah Rasulullah pun terlihat seperti bukan sedang berkeluh kesah, tetapi bagaimana beliau mengalihkan keluh kesahnya dengan selalu dan selalu bersyukur kepadaNya.
      Tapi apapun itu yang dirahasiakan oleh kita secerdas apapun merahasiakannya, pasti Allah jauh lebih mengetahui keadaan hambaNya, begitu sayangnya Allah kepada hambaNya walau hambaNya itu penuh hina dan dosa yang senantiasa lupa bersyukur. L
    Ketahuilah Cukuplah hanya Allah yang mendengar dan mengetahui perasaan kita didalam hati ini (senang, sedih, suka, duka, kecewa,dll) , jangan sampai orang lain tau apalagi mengharapkan orang lain tau keadaaan isi hati kita dengan pengharapan agar bisa dibantu, misalkan saja orang terdekat kita seperti sahabat, maupun orang tua. Sebenarnya,  Allah ingin agar hambaNya bisa “curhat” hanya dengan Allah, karena Allah begitu bangga dengan hambaNya yang selalu curhat dan meminta pertolongan hanya kepadaNya bukan ke orang lain.
     Disitulah Allah mengerti dan paham siapa sajakah yang benar-benar ingat Allah ketika membutuhkan pertolongan, ketika banyak masalah, ketika menemui kesulitan-kesulitan hidup, dan apa saja yang menjadi keluh kesah dalam hidup kita. Subhanallah  J
Allah lebih mengerti apa yang hambaNya rasakan hari ini dan detik ini juga.
Jangan banyak mengharapkan bantuan orang lain,
jangan mengharapkan orang lain akan selalu mendengarkan curhatan isi hatimu,
jangan megharapkan orang lain selalu disisimu ketika kau sedih,
jangan mengharapkan orang lain bisa seutuhya hadir dalam hidupmu,
jangan banyak menaruh harapan pada orang-orang disekitarmu, Allah tidak suka itu..
Allah ingin HambaNya selalu meminta sesuatu hanya padaNya, bukan ke orang-orang
Allah ingin HambaNya datang menangis, mencurahkan dan meminta pertolongan hanya padaNya,
يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
 “ Dia mengetahui apa yang ada di langit dan bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Megetahui isi hati (At-Taghabun 28: 4)

See u J
Semoga bisa diambil hikmah dan makna yang tersirat maupun tersurat.
#1Hari1Ayat #HatikuHatimu

No comments:

Post a Comment